Rabu, 24 Desember 2025

Umat Ikut-Ikutan, Hati Mati Massal: Kritik Keras Kemunafikan Modern

Umat Ikut-Ikutan, Hati Mati Massal

Tagline: Opini Dakwah Super-Keras | Anti-Kemunafikan & Mental Ikut-Ikutan
by arrayyannews


حَيَاةُ الْقَلْبِ عِلْمٌ فَاغْتَنِمْهُ
وَمَوْتُ الْقَلْبِ جَهْلٌ فَاجْتَنِبْهُ

“Hidupnya hati karena ilmu. Matinya hati karena kebodohan.”
— Ta‘lim al-Muta‘allim

Ibadah Ramai, Akal Dimatikan

Inilah zaman paling ironis: umat bangga mengaku beriman, tapi malas belajar. Mulut bicara agama, namun otaknya dimatikan.

Yang penting ikut mayoritas. Yang penting satu suara. Yang penting viral.

Ikut-ikutan bukan iman. Itu tanda hati kosong dan akal diserahkan ke orang lain.

Allah Mengutuk Mental Tanpa Ilmu

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ

“Jangan kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak punya ilmu tentangnya.”
(QS. Al-Isra’: 36)

Namun justru inilah yang dipelihara: berpendapat tanpa ilmu, membela tanpa dalil, membenci tanpa pemahaman.

Kemunafikan Modern: Tampilan Religi, Isi Kosong

Mereka marah jika agamanya dikritik, tapi tak pernah marah pada kebodohan sendiri.

لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا

“Mereka punya hati, tapi tidak digunakan untuk memahami.”
(QS. Al-A‘raf: 179)

Ini bukan kurangnya informasi. Ini penolakan terhadap kebenaran.

Taklid Buta: Akar Kerusakan Berjamaah

Taklid tanpa ilmu melahirkan generasi pemarah, mudah tersulut, tapi kosong dalil.

إِنَّ شَرَّ الدَّوَابِّ عِندَ اللَّهِ الصُّمُّ الْبُكْمُ الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ

“Makhluk terburuk di sisi Allah adalah mereka yang tuli dan bisu, yang tidak menggunakan akalnya.”
(QS. Al-Anfal: 22)

Ilmu Bukan Aksesori, Tapi Nyawa Iman

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Siapa berjalan mencari ilmu, Allah mudahkan jalannya ke surga.”
(HR. Muslim no. 2699)

Surga tidak dicapai dengan ikut-ikutan. Neraka penuh dengan orang yang “katanya”.

Penutup: Jangan Mengaku Beriman Jika Tak Mau Belajar

Tulisan ini tidak sedang menghakimi, tapi menguliti.

Jika membaca ini membuatmu tersinggung, mungkin bukan karena bahasanya, tapi karena ia benar.

Iman tanpa ilmu hanyalah tradisi. Tradisi tanpa ilmu akan mati.
© Opini Dakwah Kritis | by arrayyannews

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...