Selasa, 23 Desember 2025

Hiduplah Sesukamu, Tapi Ingat Kematian dan Balasan Amal

Hiduplah Sesukamu, Tapi Ingat Kematian, Perpisahan, dan Balasan

by arrayyannews

Islam tidak melarang manusia untuk hidup, mencintai, dan berbuat. Namun Islam mengajarkan agar semua itu dilakukan dengan kesadaran, karena setiap kebebasan akan berakhir pada pertanggungjawaban di hadapan Allah.

عِشْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَيِّتٌ
وَأَحْبِبْ مَنْ شِئْتَ فَإِنَّكَ مُفَارِقُهُ
وَاعْمَلْ مَا شِئْتَ فَإِنَّكَ مَجْزِيٌّ بِهِ
“Hiduplah sesukamu, karena sesungguhnya engkau pasti akan mati. Cintailah siapa pun yang engkau kehendaki, karena engkau pasti akan berpisah dengannya. Dan berbuatlah apa pun yang engkau mau, karena engkau akan dibalas atas perbuatan itu.”

1. Hiduplah Sesukamu, Tapi Engkau Pasti Mati

Dunia sering membuat manusia lalai. Harta, jabatan, dan popularitas seolah menjanjikan kebahagiaan abadi. Padahal kematian adalah kepastian yang tidak mengenal usia, status, atau kekuasaan.

Dakwah ini mengingatkan bahwa hidup bukan soal berapa lama, tetapi soal bagaimana kita mempersiapkan perjumpaan dengan Allah.

2. Cintailah Siapa Pun, Tapi Pasti Ada Perpisahan

Manusia hidup dengan cinta: kepada pasangan, anak, sahabat, dan keluarga. Namun tidak ada satu pun cinta di dunia yang abadi.

Islam mengajarkan cinta yang berimbang. Cinta kepada makhluk tidak boleh melampaui cinta kepada Sang Pencipta. Agar ketika perpisahan datang, iman tidak ikut runtuh.

3. Berbuatlah Sesukamu, Tapi Semua Ada Balasan

Setiap amal akan dicatat. Tidak ada kebaikan yang hilang, dan tidak ada dosa yang luput dari perhitungan.

Allah berfirman bahwa kebaikan dan keburukan sekecil zarrah pun akan diperlihatkan balasannya. Inilah batas sejati dari kebebasan manusia.

Hidup boleh bebas, cinta boleh dalam, tapi balasan akhirat tidak bisa dihindari.

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...