RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan
RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan resmi berdiri pada September tahun 2022, sebagai bentuk komitmen dalam membina kaum ibu dan masyarakat untuk lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an secara tartil sesuai dengan ilmu tajwid.
Gagasan awal kegiatan ini muncul dari usulan Ibu Waetun kepada Ketua Rating PKS Balapulang Wetan, Wahyudi Supriyanto yang kemudian diteruskan kepada Ketua Bipeka Ibu Adhe Evi Sholikha dan mendapat dukungan penuh dari Ketua DPC PKS Balapulang, Bapak Nawang sasongko.periode 2020_2024
Atas kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, RKI ini kini menjadi salah satu wadah pembinaan rohani dan ukhuwah di lingkungan Balapulang Wetan, serta menjadi penggerak semangat dakwah dan pemberdayaan muslimah di bidang keilmuan Al-Qur’an.
MAKSUD & TUJUANNYA RKI TARTIL AL QUR'AN
"Madrasatul Ula" (المدرسة الأولى) adalah frasa Arab yang berarti "sekolah pertama," dan ungkapan lengkapnya adalah "Al-Ummu Madrasatul Ula" (الأُمُّ مَدْرَسَةُ الأُولَى), yang berarti "Ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya," menegaskan peran krusial ibu sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan nilai anak sejak dini, seringkali dilengkapi dengan "Wal Abu Mudiruha" (Dan ayah adalah kepala sekolahnya) untuk menekankan tanggung jawab bersama orang tua.
Makna dan Konteks:
Pendidikan Awal: Ibu adalah guru pertama yang menanamkan budi pekerti, nilai, dan kasih sayang, bahkan sejak dalam kandungan.
Pondasi Peradaban: Ibu yang berkualitas akan melahirkan generasi yang baik, yang menjadi fondasi kuat bagi bangsa.
Peran Ayah: Ayah berperan sebagai "kepala sekolah" yang mengarahkan dan memimpin, menjadikan keluarga sebagai tim pendidikan yang solid.
Ungkapan Lengkap:
Arab:
Terjemahan:
"Ibu adalah sekolah pertama, jika kamu mempersiapkannya, berarti kamu mempersiapkan (lahirnya) sebuah bangsa yang baik budi".
Ungkapan ini berasal dari penyair ternama Hafiz Ibrahim dan sangat populer dalam pendidikan Islam dan keluarga untuk menggarisbawahi pentingnya peran ibu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar