Minggu, 12 Oktober 2025

Umar bin Khattab: Tegas dalam Kebenaran, Bukan dalam Amarah | ArrayyanNews

Buletin Dakwah ArrayyanNews

Sampaikan kebenaran walau itu pahit

Umar bin Khattab: Tegas dalam Kebenaran, Bukan dalam Amarah

“Sesungguhnya Allah meninggikan agama ini dengan dua orang, Abu Jahl dan Umar bin Khattab. Maka Umar yang dipilih Allah.”
— (HR. Tirmidzi)

๐ŸŒŸ Ketegasan yang Dilandasi Iman

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu dikenal sebagai sosok yang gagah, berani, dan tegas. Namun ketegasan beliau bukan karena marah atau ambisi pribadi, melainkan karena cinta yang besar kepada kebenaran dan keadilan.

Setiap keputusan Umar selalu berpijak pada takwa dan rasa takut kepada Allah. Ia tidak segan menegur bahkan sahabat Nabi sekalipun bila melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan syariat.

Seorang lelaki pernah bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, mengapa engkau begitu keras?” Umar menjawab: “Aku keras agar orang yang zalim tidak berani berbuat semena-mena, dan agar orang yang lemah merasa terlindungi.”

⚖️ Tegas Tapi Tidak Kasar

Ketegasan Umar selalu disertai hikmah dan kasih sayang. Beliau bisa keras dalam menegakkan hukum Allah, namun lembut ketika berhadapan dengan rakyat kecil. Beliau menangis saat membaca Al-Qur’an, dan suaranya bergetar saat shalat malam.

“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah walaupun terhadap dirimu sendiri.”
— (QS. An-Nisฤ’: 135)

๐Ÿ’ญ Refleksi

Ketegasan dalam Islam bukan berarti keras kepala, bukan pula marah-marah tanpa kendali. Tegas berarti berani berkata benar walau pahit, menolak kebatilan walau sendiri. Seorang mukmin harus berani menegakkan kebenaran, tapi tetap menjaga adab dan kelembutan.

๐Ÿ•Š️ Penutup

Ketegasan Umar bin Khattab menjadi teladan bagi kita semua: Tegaslah karena Allah, bukan karena ego. Bersikaplah adil walau terhadap diri sendiri. Dan jadilah pribadi yang disegani bukan karena kerasnya lidah, tapi karena kuatnya iman.

๐Ÿ“œ by ArrayyanNews
ู‚ُู„ِ ุงู„ْุญَู‚َّ ูˆَู„َูˆْ ูƒَุงู†َ ู…ُุฑًّุง
“Sampaikan kebenaran walau itu pahit.”

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...