RIJALUL AWWALIN
Pelopor Kebaikan yang Menorehkan Jejak Abadi
by arrayyannews
Hidup ini bukan sekadar tentang apa yang kita lakukan untuk diri sendiri. Setiap langkah kita adalah mata rantai yang bisa diteruskan orang lain. Setiap kebiasaan yang kita mulai bisa diwarisi oleh generasi berikutnya.
مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا، وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ، وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً، كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا، وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ
“Barangsiapa memulai satu kebiasaan baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahala dari perbuatannya dan juga pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa sedikit pun mengurangi pahala mereka. Dan barangsiapa memulai kebiasaan buruk dalam Islam, maka ia menanggung dosanya, serta dosa orang-orang yang menirunya, tanpa sedikit pun mengurangi dosa mereka.” (HR. Muslim)
🌱 Bayangkan seorang guru yang mengajarkan satu doa sederhana kepada muridnya. Murid itu mengamalkannya sepanjang hidup, lalu mengajarkannya lagi pada anak-anaknya, dan diteruskan cucu-cucunya. Pahala guru itu tidak pernah berhenti, meski jasadnya telah lama terkubur.
🔥 Sebaliknya, bayangkan orang yang memulai kebiasaan buruk: menyebarkan hoaks, menormalisasi maksiat, atau menebar kebencian. Jika keburukan itu ditiru banyak orang, maka dosa mereka pun terus mengalir kembali kepadanya. Betapa besar kerugian yang tak terhitung!
Investasi Akhirat yang Sering Terlupakan
Kita begitu sibuk mengejar dunia, padahal ada "investasi abadi" yang nilainya jauh lebih berharga dari emas: meninggalkan jejak kebaikan.
- Mengajarkan satu ayat Al-Qur’an.
- Mengajak teman untuk ikut kajian atau tarbiyah.
- Membiasakan salam di lingkungan.
- Mengingatkan shalat tepat waktu.
- Mengajak shalat berjamaah di sela kerja.
Para Pelopor Dakwah
Dalam sejarah dakwah, kita mengenal istilah rijalul awwalin — orang-orang pertama yang berani membuka jalan. Mereka memulai halaqah saat orang lain masih ragu. Mereka menyebarkan risalah Islam di kampus, pesantren, masjid, bahkan karang taruna. Jumlah mereka mungkin sedikit, tapi hari ini jejak dakwah itu sudah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat.
Mereka tidak mengejar popularitas. Namun nama mereka tercatat dalam sejarah sebagai pelopor kebaikan. Legacy yang mereka tinggalkan tetap hidup, sekalipun mereka sudah tiada.
Menjadi Pembuka Jalan Kebaikan
Sahabatku, jadilah pelopor kebaikan. Jangan pernah meremehkan satu langkah kecil yang bisa menjadi warisan abadi. Jangan pula menjadi pembuka jalan keburukan. Karena setiap dosa yang ditiru, akan kembali kepada kita tanpa ampun.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِفْتَاحًا لِلْخَيْرِ، مِغْلَاقًا لِلشَّرِّ
“Ya Allah, jadikan kami sebagai pembuka pintu kebaikan, dan penutup pintu keburukan.”
Menjadi pelopor bukan sekadar soal siapa yang pertama kali melangkah. Tapi siapa yang berani membuka jalan menuju ridha Allah.
🌟 Hidup kita singkat, tetapi jejak kita bisa abadi. Maka pastikan jejak itu adalah kebaikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar