Alat lukis tempo dulu udah jadul bangat
Penjelasan tentang pantograf dan cara kerjanya. Artikel ini bisa langsung dipakai untuk blog, edukasi, atau catatan teknis. --- Pantograf: Pengertian dan Cara Kerjanya Apa itu Pantograf? Pantograf adalah sebuah alat mekanis yang digunakan untuk memperbesar, memperkecil, atau menyalin bentuk gambar dan pola dengan tingkat akurasi tinggi. Alat ini bekerja dengan prinsip kesebangunan (similarity) dalam geometri, di mana pergerakan satu titik akan diikuti oleh titik lain sesuai dengan skala tertentu. Pantograf pertama kali ditemukan pada abad ke-17 oleh seorang matematikawan Jerman bernama Christoph Scheiner (sekitar tahun 1603). Awalnya, pantograf banyak dipakai untuk menyalin peta, gambar teknik, dan ornamen. Kini, pantograf juga digunakan di berbagai bidang seperti arsitektur, teknik, seni, hingga mesin perkakas. --- Bagian-Bagian Utama Pantograf Umumnya, pantograf terdiri dari: 1.Rangka batang → biasanya berupa batang logam/kayu yang dihubungkan dengan engsel sehingga bisa bergerak bebas. 2.Engsel (pivot point) → menjadi titik tumpu sekaligus pusat gerakan alat. 3.Jarum penunjuk (pointer/stylus) → dipakai untuk mengikuti garis gambar asli. 4.Pena/pensil → alat penyalin yang menggambar ulang di kertas lain. 5.Titik geser/penopang → untuk mengatur skala perbesaran atau pengecilan. --- Cara Kerja Pantograf Prinsip kerja pantograf sederhana namun cerdas. Gerakan yang dilakukan pada satu ujung batang (biasanya stylus penunjuk) akan ditransfer ke ujung lainnya (pena penyalin) melalui batang-batang yang saling terhubung dengan engsel. Langkah kerjanya sebagai berikut: 1.Menentukan skala Posisi engsel dan panjang batang dapat diatur untuk menghasilkan skala perbesaran atau pengecilan. Misalnya skala 1:2 (gambar baru dua kali lebih besar dari aslinya) atau 2:1 (gambar baru setengah dari ukuran aslinya). 2.Menempatkan kertas Gambar asli ditempatkan di bawah stylus, sedangkan kertas kosong untuk hasil salinan diletakkan di bawah pena. 3.Menggerakkan stylus Operator menggeser stylus mengikuti garis pada gambar asli. Gerakan ini akan diteruskan oleh sistem batang dan engsel. 4.Menghasilkan salinan Pena pada ujung lain secara otomatis menggambar pola baru sesuai skala yang sudah ditentukan. --- Aplikasi Pantograf Pantograf tidak hanya digunakan dalam dunia gambar manual, tetapi juga berkembang dalam teknologi modern: Mesin ukir (engraving machine) → untuk menyalin pola pada kayu, logam, atau batu. Kereta listrik→ sistem penghubung antara kereta dengan kabel listrik di atasnya disebut juga pantograf. Seni rupa→ memperbesar sketsa kecil menjadi lukisan besar di kanvas. Pemetaan dan arsitektur → menyalin peta/gambar teknis dengan ukuran berbeda. --- ## Kesimpulan Pantograf adalah contoh bagaimana prinsip geometri sederhana dapat diterapkan dalam teknologi praktis. Dengan sistem batang dan engsel, pantograf memungkinkan seseorang **menyalin, memperbesar, atau memperkecil gambar dengan presisi tinggi**. Hingga kini, meskipun teknologi digital semakin berkembang, pantograf masih relevan di bidang seni, teknik, dan industri tertentu.Selasa, 01 September 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AR-RAYYAN-MEDIA
RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...
-
RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...
-
Hiduplah Sesukamu, Tapi Ingat Kematian dan Balasan Amal Hiduplah Sesukamu, Tapi Ingat Kematian, Perpisahan, dan Bal...
-
Kartel Kepemimpinan: Ketika Kekuasaan Disandera Kartel Kepemimpinan Opini Keras: Kekuasaan yang Dikunci dari...
-
Ideologi Keadilan – Amanah Langit, Jiwa Indonesia Ideologi Keadilan Keadilan: Amanah Langit, Jiwa Indonesia ...
-
RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI Tartil Al-Qur’an Balapu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar