Kamis, 04 Desember 2025

Tukar Foto Untuk Ta'aruf - Arrayyannews

Arrayyannews

“Ilmu Menuntun, Sunnah Menerangi”

Tukar Foto Untuk Ta'aruf, Bolehkah?

Bismillāh.

Dalam proses ta'aruf — saat seorang ikhwan dan akhwat saling mengenal untuk menuju pernikahan — sering muncul pertanyaan: Apakah boleh saling bertukar foto untuk melihat calon dan memantapkan hati?

Jawaban:

Tidak dibolehkan bertukar foto antara ikhwan dan akhwat dalam proses ta’aruf meskipun untuk mempertimbangkan kecocokan.

1. Memandang lawan jenis adalah pintu fitnah

Memandang wajah lawan jenis bukan mahram secara sengaja dan berulang kali termasuk perkara yang dilarang syariat.

Firman Allah Ta'ala:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya.”
(QS. An-Nur: 30)

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ

“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya.”
(QS. An-Nur: 31)

2. Foto sangat mudah direkayasa

Di era digital, foto dapat diedit sehingga tampak lebih cantik atau tampan. Foto tidak selalu menunjukkan keadaan asli seseorang.

3. Risiko besar penyalahgunaan foto

Foto — terutama foto akhwat — apabila jatuh ke tangan laki-laki bisa:

  • disimpan sebagai koleksi pribadi
  • diunggah ke media sosial
  • digunakan untuk tujuan syahwat

4. Foto tidak menunjukkan keadaan asli

Foto hanya tampilan sekilas dan sering tidak menggambarkan bentuk asli secara objektif.

Bagaimana Ta’aruf Sesuai Syariat?

  • Awali dengan biodata lengkap
  • Jika cocok, ikhwan datang langsung menemui wali akhwat
  • Jika proses berlanjut, lakukan nazhar (melihat langsung calon) — dan saat itulah pandangan dihalalkan

Nasehat untuk Para Akhwat

Jangan menyerahkan foto kepada selain mahram, sekalipun calon suami. Belum tentu ia benar-benar menikah denganmu. Hindari fitnah pandangan dan syahwat dengan menjaga kehormatan sesuai tuntunan syariat.

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

UPA bukan sekadar pertemuan mingguan.

UPA - Unit Pembinaan Anggota UPA • Unit Pembinaan Anggota Bukan Sekadar Dudu...