Sabtu, 20 September 2025

Buletin Dakwah - Larangan Ghibah

🕌 Buletin Dakwah — Larangan Ghibah

Singkat • Tegas • Mudah dipahami — Bagikan agar masyarakat tercerahkan

Ar Rayyan Media • 2025

Pendahuluan

Ghibah adalah membicarakan keburukan saudara di belakangnya — walau ucapan itu benar. Islam tegas melarang ghibah karena ia merusak hati dan hubungan sosial.

Dalil Al-Qur’an

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

Artinya: “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah salah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)

Hadits Nabi ﷺ

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10 — menegaskan ukhuwah yang harus dijaga)

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan ghibah secara praktis: "Engkau menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang ia tidak suka." (HR. Muslim)

Bahaya Ghibah — Ringkas & Tegas

1. Menghapus pahala
Ghibah bisa mengurangi bahkan menghapus pahala amal baik.
2. Memutus ukhuwah
Menciptakan permusuhan dan menimbulkan fitnah.
3. Merusak kredibilitas
Orang yang suka ghibah kehilangan kepercayaan orang lain.
4. Dosanya besar
Disebut lebih buruk daripada banyak dosa sosial lainnya.

Kutipan Ulama Salaf

Hasan Al-Bashri رحمه الله:
"Ghibah lebih cepat menghapus amal kebaikan seseorang daripada api yang melahap kayu kering."

Contoh Praktis (Hindari)

  • Membicarakan aib teman di grup WA.
  • Menyebarkan foto atau cerita yang mempermalukan orang lain.
  • Menambah komentar negatif saat orang lain sedang kesulitan.

Apa yang Harus Dilakukan?

  • Jika tergoda bicara buruk, tahan lidah atau ganti topik.
  • Jika sudah ghibah, segera minta maaf dan minta orang itu maaf.
  • Perbanyak zikir, baca Al-Qur’an, dan isi waktu dengan amal positif.

Kesimpulan & Ajakan

Ghibah bukan sekadar omongan — ia merusak hati, iman, dan masyarakat. Mulailah dari diri sendiri: jaga lisan, tutup telinga dari komentar negatif, dan utamakan menasihati dengan cara baik.

Ajakan: Mari kita bersama-sama menjauhkan ghibah dari lingkungan kita. Jika bukan sekarang, kapan lagi? Jika bukan kita, siapa lagi?

Buletin Dakwah • Disusun untuk kebaikan bersama • Ar Rayyan Media
© 2025 — Silakan gunakan & sebarkan dengan niat untuk menasihati.

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

UPA bukan sekadar pertemuan mingguan.

UPA - Unit Pembinaan Anggota UPA • Unit Pembinaan Anggota Bukan Sekadar Dudu...