JANGAN REMEHKAN ORANG LAIN
بِسْـــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
Seekor semut mungkin terlihat tidak berdaya..
Tetapi bisa merepotkan jika masuk ke dalam telinga...
Sebuah duri kecil tidak berbahaya,
Tetapi jika tertancap ke dalam daging & tidak bisa dikeluarkan pasti akan sangat menyakitkan...
Begitulah dengan manusia,
Kita sering meremehkan orang lain berdasarkan sesuatu yang mungkin kecil & terlihat simple..
Coba bayangkan,
Sebuah gedung Mall yang megah,
Jika tidak ada Cleaning Service...
Apakah kita bisa merasa nyaman..?
Jika tidak ada bawahan,
Tidak mungkin ada atasan ?
Jika tidak ada karyawan,
Tidak akan ada yang jadi Boss ?
Jika tidak bisa menghargai,
Bagaimana mungkin bisa mendidik anak-anak & menerapkan nilai-nilai kebaikan pada diri sendiri ?
Jangan meremehkan orang..
INGAT !
Sebuah Pohon besar bermula dari benih bibit yang kecil..
Tidak ada manusia yang terlahir langsung bisa berlari tanpa belajar merangkak & berdiri..
Hargai & hormati semua orang..
Tidak ada yang pantas di SOMBONGKAN..
Harta adalah pinjaman..
Kerupawanan tidak bertahan lama..
Ketenaran hanya sesaat..
Kekuasaan dapat ditumbangkan..
dan semuanya pinjaman semata-mata...
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَ رْضِ ۗ وَاِ لَى اللّٰهِ تُرْجَعُ الْاُ مُوْرُ
wa lillaahi maa fis-samaawaati wa maa fil-ardh, wa ilallohi turja'ul-umuur
"Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 109)
Bismillah....
RENUNGAN-NASEHAT
🟡MENGETAHUI AIB TEMANMU ADALAH AMANAH SEUMUR HIDUP YANG HARUS ENGKAU JAGA....
Mengetahui aib temanmu adalah amanah seumur hidup yang akan terus engkau jaga.
Mengetahui aib temanmu adalah amanah berat,,,, sebab seumur hidup engkau akan di uji dengan aib tersebut.
Apakah engkau tetap menutupinya atau membukanya....???
Memang berat memikul amanah yang satu ini. Karena menahan lisan itu tidak semudah menahan haus dahaga. Orang dengan mudahnya tidak minum,,,, meskipun terik matahari menyengat.
Namun,,,, menahan tidak membicarakan kejelekan orang lain di saat kita tahu segala tentangnya itu berat.
Dan karena beratnya itulah,,,, maka besar pula balasan bagi hamba yang mampu menjaga lisannya dari mengumbar aib orang,,,, yaitu Allah Ta’ala akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu,,,, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,,,,
مَن نفَّسَ عن مُؤْمنٍ كُرْبَةً مِن كُرَبِ الدُّنيا؛ نفَّسَ اللهُ عَنه كُرْبَةً مِن كُرَبِ يَوْمِ القِيامَةِ، ومَن ستَرَ مُسْلمًا ستَرَه اللهُ في الدُّنيا والآخِرَةِ، ومَن يسَّرَ على مُعْسِرٍ يسَّرَ اللهُ عليه في الدُّنيا والآخِرَةِ، واللهُ في عَوْنِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَوْنِ أَخيه
“Barangsiapa melepaskan kesusahan seorang muslim dari kesusahan dunia,,,, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat. Barangsiapa menutupi aib seorang,,,, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Barangsiapa memudahkan orang yang susah,,,, Allah akan mudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama ia menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699, At-Tirmidzi no. 2945, Ibnu Majah no. 225, Abu Dawud no. 1455, Ahmad no. 7427 dan ini adalah redaksi beliau).
Karena itu hendaknya kita mulai berpikir 1000x jika hendak membuka aib saudara atau teman kita.
Ingatlah...
Meski kedekatanmu sudah berakhir.
Meski pertemananmu sudah tak sejalan lagi.
Meski hubunganmu sudah tak akrab lagi.
Bukan berari engkau boleh mengumbar aibnya.
Tetap tutupi dan simpan rapat-rapat semua aib temanmu.
Karena mengetahui aib temanmu adalah amanah seumur hidup yang tetap harus engkau jaga,,,, bukan sebatas kebersamaanmu yang telah berakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar