Rabu, 10 Agustus 2022

SEINDAH-INDAH POLIGAMI.

 بِسْــــــــــــــــــــــم اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم


🍂"SEINDAH-INDAH POLIGAMI.


Ketika poligami jadi sesuatu yang mungkin menakutkan, tetapi kami alhamdulillah justru sudah menjalaninya dengan perasaan yang gembira dan menyenangkan...


Aku pun telah dikaruniai 3 “istri” yang sangat mendukung perjuanganku. Ketiga istriku pun saling bersinergi dan menghadirkan Surga di dunia ini menuju Surga yang sebenarnya nanti dengan rahmat Allah...


Aku pun menikahi “istri” pertamaku pada saat usiaku sudah dewasa dan aku sudah jatuh hati pada pandangan pertama...


Tak perlu waktu lama untuk memproses pernikahanku. Istri pertamaku sungguh sangat sayang kepadaku, dia senantiasa menuntun dan membimbingku setiap aku ditimpa masalah dalam hidup...


Aku tak pernah kehilangan cinta kepadanya dan istri pertamakulah yang menunjukkan aku pada calon “istri” keduaku...


Aku banyak mengetahui informasinya dari istri pertamaku itu. Sungguh begitu banyak hal yang menarik yang ditunjukkan calon istri keduaku itu, maka tak perlu waktu yang lama, akupun segera menikahinya...


Aku begitu bersemangat dan bergairah hidup bersama keduanya. Dan tak berhenti sampai disini kebahagiaanku...


Kedua istriku itu membujukku untuk segera memperistri seorang akhwat shalihah yang mana aku sendiri belum pernah mengenalnya sebelumnya, kecuali dari tawaran seseorang dan sedikit informasi dari keluarganya...


Bahkan usiaku belum genap 29 tahun saat itu. Tapi karena aku sudah sangat percaya kepada kedua istriku itu, maka dengan mengucapkan bismillah aku pun menikahi istri ketigaku...


Alhamdulillah telah lengkap kebahagiaanku, apalagi di kemudian hari dari rahimnya pun terlahir 3 orang anak yang lucu-lucu.......(Muhammad, Fathimah dan Naufah)


Tapi dibanding yang lainnya, istri ketiga inilah yang paling banyak berkorban...


Demi kedua istriku sebelumnya, dia pun lebih banyak mengalah untuk memberiku waktu yang lebih banyak bersama mereka...


Dia pun sudah tahu bahwa aku menikahi istri pertama dan kedua atas dasar cinta, tapi aku menikahi istri ketigaku atas dasar cintaku pada kedua istri pertamaku itu...


Cinta itu tumbuh belakangan, setelah kutahu bahwa dia pun begitu cinta kepadaku...


Istri ketigaku pun sangat hormat, cinta dan sayang kepada kedua istri pertamaku...


“Istri” pertamaku bernama "ILMU", dia begitu bercahaya di dalam hatiku...


“Istri” keduaku bernama "DAKWAH", dan dia begitu menginspirasi gerak langkahku...


Dan "istri ketigaku" itulah istriku sebenarnya, yang rela menikah denganku atas bimbingan Ilmu dan Dakwah...


Semoga cinta ini kekal selamanya hingga sampai ke Surga Allah 'Azza wa Jalla...




✍ Ustadz Najmi Umar Bakkar حفظه الله


جزاكم الله خيراوبارك الله فيكم

Tidak ada komentar:

AR-RAYYAN-MEDIA

RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan RKI Tartil Al-Qur’an Balapulang Wetan by arrayyannews RKI ...