JIKA KAMU YAKIN SETELAH MALAM AKAN TERBIT MENTARI....
Bukankah kebutuhan manusia akan matahari itu begitu besar....???
Lalu mengapa kita tidak pernah menangis dan bersedih kala ia menghilang terbenam di sore hari....???
Jawabnya adalah,,,, karena kita yakin bahwa esok pagi ia akan terbit kembali.
Begitulah seharusnya keyakinan kita dalam menyikapi susah dan senangnya hidup,.
Bukankah keduanya juga pasti silih berganti....???
Lantas mengapa kita tidak juga merasa yakin....???
Bukankah kala menanti matahari untuk terbit itu butuh waktu 12 jam,,,, tapi mengapa kita tidak pernah bersedih dalam penantian bahkan kita tertidur nyenyak kala menantinya,.
Kala kesusahan atau musibah datang setelah 1 tahun lamanya kita bersenang-senang,,,,
Lalu mengapa 1 hari pertama seketika kita frustasi dan menjadikan seolah tak akan pernah kembali bahagia....???
Mengapa di awal datangnya kesusahan itu selalu menjadi awal hilangnya keyakinan kita pada janji ALLAH....???
Bahkan sebagian kita terjatuh dalam maksiat dan dosa tepat di kala awal kesusahan datang menerpa.
Sungguh di sayangkan hal itu,,,,
Mengapa kita kurang yakin dan bersyukur,,,,
Sehingga kita menyerah kala di uji.
Padahal jika kita menyadari,,,,
Bahwa sunnatullah itu pasti berganti,,,,
Jika malam semakin gelap dan pekat,,,,
Maka pertanda pagi tak lama lagi menjelang,,,,
dan engkau akan saksikan sinar cerah mentari,.
Begitu juga dalam hidup mu,,,,
Jika kesusahan dan duka datang menghampiri,,,,,
itu pertanda kemudahan dan kebahagiaan akan segera hadir.
Maka bersabarlah,....
MENJADI PEDAGANG YANG BAIK...
Syaikh al-Albani dalam Silsilah ash-Shahihah (no. 1458) menyebutkan sebuah riwayat al-Baihaqi dari sahabat al-Bara bin Azib.
Saat itu,,,, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sedang berjalan menuju Baqi. Para pedagang yang ditemui oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam diminta untuk berkumpul.
Setelah itu,,,, beliau shallallahu alaihi wa sallam menyampaikan,,,,
إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا، إِلَّا مَنِ اتَّقَى اللهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ
“Sungguh,,,, pada hari kiamat nanti para pedagang akan dikumpulkan sebagai orang-orang yang jahat. Kecuali mereka yang bertakwa kepada Allah,,,, berbuat baik,,,, dan jujur.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar